PEMBUKAAN RAKOR PERCEPATAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN TINGGI VOKASI BIDANG PERTANIAN
Gubernur Kalimantan Tengah menegaskan komitmen mendukung swasembada pangan melalui penguatan pendidikan vokasi bidang pertanian. Dengan realisasi cetak sawah mencapai 26,4 ribu hektare, kebutuhan SDM pertanian yang terampil dan profesional menjadi hal penting. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Pertanian dan Akademi Komunitas Muhammadiyah Palangka Raya, program Diploma 1 pertanian dalam KHBS dirancang dengan 70 persen praktik dan 30 persen teori, termasuk pembekalan pertanian modern dan kewirausahaan. Gubernur mengajak pemerintah kabupaten/kota memperkuat sosialisasi dan penjaringan peserta, mengingat hingga 5 Agustus 2026 baru 25 calon taruna yang mendaftar, agar program ini mampu mencetak generasi muda pertanian yang mandiri dan meningkatkan kesejahteraan petani.
5 0
